Arti Nyungsep, Njungkel, Njlungup, Nggledag, dan Lainnya Saat Jatuh Dalam Bahasa Jawa

Arti Nyungsep, Njungkel, Njlungup, Nggledag, dan Lainnya Saat Jatuh Dalam Bahasa Jawa

KEPOINDONESIA.id - Dalam Bahasa Jawa jatuh memiliki banyak sebutan tergantung kenapa bisa terjadi dan bagaimana jatuhnya. Jatuh Dalam Bahasa Indonesia mencakup banyak kejadian yang intinya terjatuh ke bawah.

Mungkin ada juga yang menyebutnya kesandung, tetapi hanya sebatas itu saja. Dalam Bahasa Jawa tidak, cukup banyak sebutannya yang mungkin orang Jawa sendiri tidak semuanya tau. Oleh karena itu kali ini saya akan membahasnya.

Mulai dari Nggledag, Njungkel, Nyungsep, Njlungup, dan lain sebagainya. Apabila kalian ingin tau juga kalian bisa baca artikel kali ini sampai selesai. Akan saya bahas supaya kalian juga tau dan tidak penasaran lagi.

Namun sebelum lanjut kalian bisa baca pembahasan lainnya yang sudah pernah saya bahas. Seperti apa yang dimaksud dengan saking pundi serta apa arti dari 1j, 1h, dan 1d yang ada di TikTok yang mungkin tidak kalian ketahui.

Nggeblak, Yaitu jatuh ke arah belakang

Ceblok, Yaitu Jatuh dari arah atas seperti "Ceblok sawah"

Nyungsep, Yaitu jatuh ke arah depan

Njungkel, Jatuh dan terlempar seperti saat jatuh ketika menaiki sepeda

Njungup, Yaitu jatuh karena tersandung

Ndlosor, Yaitu Jatuh meluncur dan biasanya bokong akan kotor dan sedikit sakit

Ngglundung, Yaitu jatuh dengan cara berputar seperti menggelinding

Keserimpet, Yaitu karena antara kaki kanan dan kaki kiri bertemu dan badan menjadi tidak seimbang

Kepleset, Yaitu jatuh yang tidak sengaja karena menginjak benda yang licin

Ambruk, Yaitu tiba-tiba jatuh begitu saja

Itu dia beberapa sebutan jatuh dalam Bahasa Jawa. Secara umum jatuh sendiri dalam Bahasa Jawa yaitu tibo. Sebagai contoh "Durian itu jatuh dari pohon" dalam Bahasa Jawa menjadi "Durian kae tibo seko uwit".

Sedangkan untuk jatuh dengan berbagai penyebab dan gaya jatuhnya seperti yang sudah saya sebutkan diatas. Jatuh yang paling berbahaya yaitu Nggeblak, karena rata-rata kepala bagian belakang menyentuh tanah terlebih dahulu dan ini sangat berbahaya.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dan jelaskan untuk saat ini. Sebelum saya akhiri kalian bisa baca artikel mengenai apa yang disebut dengan bedes itu. Karena memang di Jawa masih banyak yang menggunakan kata ini.


EmoticonEmoticon