Minggu, 05 Mei 2019

Pengertian, Kelebihan & Kekurangan dan Perbedaan Quick Charge dan Fast Charging

Pengertian, Kelebihan & Kekurangan dan Perbedaan Quick Charge dan Fast Charging

KEPOINDONESIA.id - Mengisi suatu daya baterai sudah kita ketahui tidaklah cepat malah tergolong lama. Laptop dan HP atau Smartphone untuk urusan pengisian dayanya bisa dibilang sama, padahal ukuran baterai Laptop jelas lebih besar. Kenapa begitu? karena adaptor untuk Laptop dan HP juga sangat berbeda. Namun kini di smartphone telah hadir 3 fitur yang membuat pengecasan kalian lebih cepat yaitu fitur Fast Charging dan Quick Charge.

2 fitur tersebut kini bisa dibilang merupakan fitur yang wajib ada di keluaran Smartphone jaman sekarang selain memiliki 2 kamera yaitu kamera depan dan belakang. Kenapa Quick Charge dan Fast Charging merupakan fitu yang wajib? Karena rata-rata smartphone keluaran sekarang pasti memiliki kapasitas baterai yang rata-rata lebih dari 3500 mAh yang jika kita isi dengan adaptor biasaya pasti akan lama walaupun adaptor tersebut merupakan adaptor bawaan.

Lalu apa sebenarnya kedua fitur diatas itu? Fast Charging dan Quick Charge? Nah untuk kali ini saya akan sedikit memberitahukan kalian pengertian dari kedua fitur tersebut karena walaupun sama tapi aslinya berbeda. Selain itu akan saya beritahu kelebihan dan kekurangan dari Fast Charging dan Quick Charge serta berpedaan dari 2 fitur tersebut.

Namun sebelum itu jika kalian tidak tau apa itu baterai Baterai Non-Removable kalian bisa baca pengertian desain Unibody dan baterai Non-Removable. Berikut pengertian serta kelebihan dan kekurangan Fast Charging dan Quick Charge.

Apa itu Fast Charging?


Fast Charging sendiri bisa diartikan fitur yang dimana berfungsi untuk melakukan pengisian daya smartphone secara cepat dari rata-rata smartphone yang memiliki kapasitas mAh yang sama. Untuk smartphone yang sudah memiliki fitur ini tergolong lebih banyak dari pada Quick Charge.

Perlu diketahui untuk Fast Charging ini merupakan sebutan untuk sebuah smartphone atau adaptor yang sudah support pengisian daya secara cepat. Atau biasanya jika sebuah adaptor sudah support fitur ini akan memiliki Ampere yang lebih besar. Untuk kelebihan dari fitur ini jelas pengisian HP kalian akan lebih cepat walaupun memiliki kapasitas baterai yang besar.

Sedangkan untuk kekurangannya yaitu jika saat proses pengisian atau pengecasan sudah dipastikan kondisi smartphone yang memiliki fitur ini akan lebih panas walaupun tidak kita gunakan. Selain itu beberapa produk dari merk tertentu juga malah menimbulkan Ghost Touch saat proses pengisian seperti yang terjadi di Asus Zenfone Max (M2) dan Max Pro (M2).

Apa itu Quick Charge?


Walaupn sama-sama berfungsi untuk mengisi daya lebih cepat, tetapi Fast Charging berbeda dengan Quick Charge. Jika Fast Charging semua yang bisa menerima, mengirim atau support bisa disebut Fast Charging, tetapi berbeda dengan Quick Charge.

Quick Charge ini merupakan brand atau trademark milik Qualcomm. Qualcomm Quick Charge ini akan memberikan pengisian daya yang sangat cepat pada smartphone yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon, jadi Qualcomm QC hanya bisa support dengan Qualcomm Snapdragon.

Quick Charge milik Qualcomm ini memiliki berbagai versi, yaitu:

  • Qualcomm Quick Charge 1.0
  • Qualcomm Quick Charge 2.0
  • Qualcomm Quick Charge 3.0

Sedangkan untuk kelebihan dari Quick Charge (QC) dapat mengisi daya smartphone lebih cepat dan bagus dari pada Fast Charing karena akan ada singkronasi antara Qualcomm QC dengan Qualcomm Snapdragon . Dan untuk kekurangannya sendiri mungkin hanya bisa atau support di Smartphone yang menggunakan prosesor Snapdragon saja.

Selain itu Quick Charge ini sudah dirancang untuk konektor yang bervariasi mulai dari USB Type-A, Micro USB, USB Type-C, dan Proprietary Connector. Sedangkan perbedaan Quick Charge dan Fast Charging ialah jika Fast Charging merupakan istilah untuk pengisisan daya yang lebih cepat sedangkan Quick Charge (QC) merupakan teknologi pengisisan daya yang lebih cepat dari Qualcomm.


EmoticonEmoticon