Arti dan Fakta Seorang Introvert Yang Sebenarnya Yang Tidak Banyak Orang Tau

Arti dan Fakta Seorang Introvert Yang Sebenarnya Yang Tidak Banyak Orang Tau

KEPOINDONESIA.id - Introvert adalah seseorang yang lebih suka lingkungan yang tenang dan sepi. Introvert cenderung merasa kelelahan setelah bersosialisasi dan akan mendapatkan kembali energinya dengan menghabiskan waktu sendirian.

Ini terutama karena otak introvert merespons Dopamin, berbeda dari otak ekstrovert. Dengan kata lain, jika kalian seorang introvert, kalian mungkin dilahirkan seperti itu.

Bagaimana Saya Tau Kalau Saya Introvert?


  • Apakah kalian selalu merasa berbeda?
  • Apakah kalian menikmati dan menghabiskan waktu sendirian?
  • Apakah kalian pernah merasa bahwa kalian adalah satu-satunya orang yang tidak perlu berbicara, atau berada di sekitar orang sepanjang waktu?
  • Jika demikian, kalian mungkin memang seorang Introvert!


Apa Arti Jadi Seseorang Yang Introvert?


Definisi paling umum dari seorang Introvert adalah seseorang yang perasaannya akan terkuras oleh sosialisasi yang dijalani dan untuk mengisi kembali seorang Introvert harus sendirian.

Tentu saja, tidak semua Introvert sama. Beberapa Introvert hanya memerlukan sedikit waktu untuk mengisi ulang dan dapat menangani cukup banyak waktu sosial sebelum merasa lelah. Tetapi banyak juga yang menguras energi dengan cepat dan lebih suka menghabiskan waktu yang sangat panjang.

Akan tetapi, cepat atau lambat, semua Introvert akan mengalami "Introvert Hangover" yang ditakuti, yaitu perasaan yang benar-benar hilang karena terlalu banyak "waktu bersama orang-orang" atau stimulasi. Ini bisa berarti merasa lelah, dan tidak dapat berkonsentrasi. Seakan otak kalian telah menggunakan semua energi mentalnya dan tidak ada yang tersisa.

Apakah Introvert Itu Pemalu?


Yang benar adalah bahwa menjadi pemalu dan menjadi Introvert adalah dua ciri yang sangat berbeda. Berikut perbedaan Pemalu dengan Introvert.

  • Menjadi pemalu berarti kalian menjadi sangat gugup dan sadar diri dalam situasi sosial. Baik Introvert atau Ekstrovert dapat memiliki sifat ini.
  • Bersikap Introvert berarti bersosialisasi dapat membuat kalian lelah. Kalian mungkin tidak gugup atau malu sama sekali. Faktanya, banyak Introvert menikmati bersosialisasi (selama itu bermakna). Dan bahkan ada yang salah diidentifikasi sebagai seorang Ambivert atau Ekstrovert. Tetapi karena pada akhirnya dapat membuat kalian lelah, kalian mungkin menghindari waktu sosial yang berlebih jika kalian bisa.

5 Mitos Tentang Introvert


Sayangnya, banyak orang tidak sepenuhnya memahami apa artinya menjadi seorang Introvert. Mereka menyamakan introversi dengan rasa malu, depresi, atau kecemasan sosial. Ketika Introvert diam, kita dituduh 'secara salah' terjebak, marah, atau tidak tertarik. Dan ketika kita menghabiskan waktu sendirian, kita sering dituduh sebagai anti sosial atau egois.

Bagi kebanyakan Introvert, kesalahpahaman ini tidak bisa jauh dari kebenaran. Jadi berikut ini adalah fakta sebenarnya dari 5 mitos tentang Introvert tersebut.

1. Introvert tidak selalu canggung secara sosial.

Sama seperti rasa malu, kecanggungan sosial adalah sifat yang terpisah dari introversi. Banyak Introvert sebenarnya bisa sangat karismatik dalam situasi sosial. (Bahkan, Introvert menyumbang 60 persen pekerjaan sebagai Pengacara, karena sebuah profesi yang membutuhkan sedikit kepercayaan berbicara di depan orang lain.)

2. Introvert tidak membenci orang.

Kurangnya obrolan seorang Introvert sering di salah artikan. Orang-orang menganggapnya sebagai tanda bahwa kita tidak menyukai orang lain. Kebenaran adalah kebalikannya, Introvert sering menghindari obrolan ringan karena seorang Introvert menganggapnya tidak autentik.

3. Introvert tidak kasar.

Ya, jika seorang Introvert benar-benar kehabisan energi sosialnya si Introvert mungkin mulai sedikit pemarah atau hanya butuh keluar dari zona sosial. Tapi Introvert tidak pernah mencoba untuk bersikap kasar, dan seorang Introvert akan jauh lebih ramah jika kalian memberinya waktu untuk mengisi ulang energi si Introvert yang telah habis.

4. Introvert tidak perlu "diperbaiki."

Menjadi seorang Introvert adalah bagian dari diri kita, dan itu bisa menjadi sumber kecerdasan. Kita berada dalam kondisi terbaik ketika kita merangkul sifat alami kita dan menggunakannya sebagai sumber kekuatan.

5. Introvert tidak berharap menjadi Ekstrovert.

Tentu, terkadang Introvert iri dengan kemampuan si Ekstrovert untuk berpikir cepat atau secara alami masuk ke dalam situasi sosial. Tetapi seorang Introvert juga sangat menikmati dunia batin dan waktu untuk sendiri. Introvert sendiri memiliki banyak kekuatan yang tidak datang secara alami dari pada Ekstrovert.

Seseorang tidak bisa begitu saja ingin menjadi introvert atau ekstrovert, tetapi kesempatan berubah masih bisa. Seiring berjalannya waktu ini bisa berubah. Apabila mantan introvert menjadi ekstrover maka akan memiliki pola pikir keduanya.


EmoticonEmoticon