Sabtu, 29 September 2018

5 Rekomendasi Sanksi bagi Persib dan Persija serta Pelanggaran Yang Dilakukan Oleh Oknum Bobotoh

Ilustrasi pemain Persija dan Persib

KEPOINDONESIA.id - Lembaga riset kebijakan olahraga, Genesport Institute, memberikan 5 rekomendasi hukuman kepada Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Haringga Sirla, seorang suporter klub Persija Jakarta yang hendak menyaksikan tim kesayangannya berlaga melawan Persib Bandung, namun malah tewas mengenaskan dikeroyok sekelompok suporter Maung Bandung.

Insiden tersebut menjadi hal yang memprihatinkan bagi persepak bolaan Indonesia. Namun, hukuman bagi kedua tim terkait masih belum dikeluarkan oleh PSSI melalui komisi disiplinnya.

Genesport Institute melalui kajiannya dalam ranah hukum olahraga, lex sportiva , memiliki lima opsi hukuman yang dapat diterapkan kepada kedua klub, yaitu Persib dan Persija.

Melalui kajian itu juga, PSSI dapat memberikan hukuman yang berat dengan tujuan memberi efek jera kepada kedua klub, khususnya Maung Bandung yang sebagian suporternya terbukti melakukan kekerasan kepada suporter klub lain.

Dalam analisis lanjutan yang dilakukan oleh para peneliti hukum Ganesport Institute, Rimba Supriatna, PSSI memiliki landasan kuat untuk menjatuhkan suatu hukuman berat.

Berikut 5 opsi sanksi yang dapat diterapkan oleh PSSI:


  1. Setiap laga Persib melawan Persija dalam kompetisi apa pun di Indoesia dilaksanakan tanpa penonton selama lima (5) tahun, efektif sejak sanksi dikeluarkan.
  2. Setiap laga Persib versus Persija di kompetisi apa pun di Indonesia tidak dipertandingkan selama lima (5) tahun, dan diganti dengan skor imbang 0-0, efektif sejak sanksi dikeluarkan.
  3. Pengurangan 12 poin kepada klub yang suporternya terbukti melakukan pembunuhan kepada suporter lain.
  4. Mengeluarkan/mencabut lisensi klub terkait dari kompetisi, dalam hal ini Liga 1.
  5. Mendegradasi klub terkait ke kasta yang lebih rendah, dalam hal ini dari Liga 1 ke Liga 2.


Menurut rilis yang diterima tersebut, poin pertama dan kedua merujuk kepada insiden kekerasan suporter yang telah terjadi di Eropa. UEFA sebagai organisasi induk sepak bola di Benua
Biru tersebut melarang klub-klub yang berasal dari Inggris bermain di level Eropa hingga 5 tahun terkait insiden yang melibatkan suporter Liverpool di Stadion Heysel pada 1985 silam.

Adapun untuk poin ketiga, keempat, dan kelima Ganesport Institute merujuk kepada Kode Disiplin PSSI itu sendiri.

Berikut adalah pelanggaran yang di lakukan oleh pendukung klub Persib (Bobotoh):

1. Koreografi Persib Bandung
Menampilkan slogan yang bersifat menghina, berbau keagamaan/religius atau terkait isu politis tertentu, dalam bentuk apapun itu(secara khusus dengan cara memasang bendera, spanduk, tulisan, atribut, choreo atau sejenisnya selama pertandingan berlangsung).

Seperti yang kita ketahui, seperti laga-laga besar lainnya, Bobotoh menyajikan koreografi 3 dimensi yang cukup provokatif, dan hal ini juga telah disoroti oleh Ketum The Jakmania, Ferry Indrasjarief beberapa waktu lalu.

Bagaimana tidak, Bobotoh menampilkan koreografi sekumpulan Viking menyerbu satu orang berpakaian warna orange, bahkan ada percikan darah yang muncrat dari mulut orang berpakaian orange tersebut.

Untuk pelanggaran ini, menurut Kode Disiplin, Persib akan terkena denda sebesar Rp20 juta per objek. Belum lagi spanduk, tulisan, atribut yang berisi kebencian kepada rival mereka.

2. Bobotoh Masuk Lapangan
Untuk pelanggaran ini, ternyata terdapat juga dalam laga Persib Bandung vs Persija Jakarta, yaitu oknum penonton dari Bobotoh yang masuk lapangan.

Seorang oknum Bobotoh berlari masuk ke lapangan saat Bojan Malisic mencetak gol kemenangan di menit akhir. Penonton tersebut memeluk kiper Persib, Deden Natshir yang berada di depan gawang.

Untuk pelanggaran ini, Komdis akan menjatuhkan sanksi sebesar Rp30 juta kepada Persib Bandung, karena hanya satu orang penonton yang masuk lapangan saat laga sedang berlangsung.

3. Tewasnya Jakmania
Pelanggaran yang terakhir ini, yang tentunya sangat berat dan Persib harus siap menerima sanksi besar atas pelanggaran yang telah dilakukan oleh segelintir oknum Bobotoh.

Seperti yang ramai diberitakan di mana-mana, pengeroyokan tersebut menyebabkan satu Jakmania, Haringga Sirila meregang nyawa jelang laga Persib Bandung vs Persija Jakarta dimulai, di sekitaran stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Dalam jenis tindakan yang bertuliskan, 'Kekerasan kepada orang atau objek tertentu' memiliki sanksi sebagai berikut, "Sanksi apapun yang telah diatur dalam Kode Disiplin PSSI ini tergantung daripada akibat yang ditimbulkan/beratnya pelanggaran yang dilakukan."


EmoticonEmoticon