Foto: AKS.9955 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
KEPOINDONESIA.id – Namanya tertulis di undangan, papan nama sekolah, atau surat keputusan: Dra. Siti, Drs. Bambang, dr. Rina, Dr. Hendra. Sekilas mirip semua, cuma beda huruf kapital dan satu dua huruf di belakang.
Padahal empat gelar itu datang dari jenjang yang sangat berbeda — ada yang sarjana era lama, ada dokter, ada doktor lulusan S3. Salah membaca bisa membuatmu memanggil dokter padahal orangnya ahli sejarah.
Dra. Gelar Apa?
Dra. adalah singkatan dari doktoranda, gelar sarjana (S1) untuk perempuan pada sistem gelar lama di Indonesia. Dibacanya "doktoranda", bukan "dokter".
Gelar ini disandang lulusan perguruan tinggi bidang non-teknik dan non-kedokteran — misalnya pendidikan, ilmu sosial, ekonomi, atau sastra. Karena itu pemilik gelar Dra. banyak ditemui di kalangan guru dan pegawai negeri yang lulus kuliah beberapa dekade lalu.
Drs., Pasangan Dra. untuk Laki-laki
Drs. adalah singkatan dari doktorandus, gelar sarjana (S1) yang sama untuk laki-laki. Jenjang dan bidangnya persis setara dengan Dra.; yang membedakan hanya jenis kelamin pemiliknya.
Bentuk jamak "Drs." sering disangka singkatan untuk banyak orang. Keliru — satu orang laki-laki bergelar doktorandus ditulis Drs.
Kenapa Sekarang Jarang Ada Lulusan Baru Bergelar Dra.
Sejak aturan gelar akademik diperbarui pada awal 1990-an, gelar Drs. dan Dra. digantikan gelar sarjana yang menyebut bidang ilmunya: S.Pd. untuk pendidikan, S.Sos. untuk ilmu sosial, S.E. untuk ekonomi, S.S. untuk sastra, dan seterusnya.
Gelar lama tidak dicabut. Pemiliknya tetap sah menulis Dra. atau Drs., dan jenjangnya diakui setara S1. Hanya saja, lulusan baru tidak lagi menerima gelar itu.
dr. dengan Huruf Kecil: Dokter
dr. dengan huruf kecil adalah gelar profesi dokter — diberikan kepada lulusan pendidikan kedokteran yang sudah menjalani pendidikan profesi dan disumpah. Gelar ini ditulis di depan nama: dr. Rina.
Dokter spesialis menambahkan gelar di belakang nama, misalnya dr. Rina, Sp.A. untuk spesialis anak.
Dr. dengan Huruf Kapital: Doktor Lulusan S3
Dr. dengan D kapital adalah gelar akademik doktor, untuk lulusan program S3 di bidang apa pun — hukum, ekonomi, teknik, sampai sastra. Sebagian orang menulisnya DR. dengan dua huruf kapital, tapi penulisan baku yang umum dipakai adalah Dr.
Seseorang bisa memegang keduanya sekaligus: dokter yang menyelesaikan S3 ditulis Dr. dr. Hendra — doktor sekaligus dokter.
Tabel Empat Gelar Sekali Lihat
| Gelar | Dibaca | Artinya |
|---|---|---|
| Dra. | Doktoranda | Sarjana S1 perempuan, sistem gelar lama |
| Drs. | Doktorandus | Sarjana S1 laki-laki, sistem gelar lama |
| dr. | Dokter | Gelar profesi dokter |
| Dr. | Doktor | Lulusan S3, bidang apa pun |
Gelar Lain yang Sering Tertukar
Deretan singkatan di depan dan belakang nama tidak berhenti di empat gelar tadi. Beberapa yang paling sering membuat orang ragu:
- Ir. — insinyur. Pada sistem lama, gelar ini diberikan kepada lulusan S1 teknik dan pertanian; kini juga menjadi gelar profesi insinyur.
- S.Pd. — sarjana pendidikan. Banyak disebut sebagai "penerus" Dra. dan Drs. untuk lulusan keguruan.
- M.Pd., M.Si., M.M. — gelar magister (S2), ditulis di belakang nama.
- Prof. — profesor. Ini bukan gelar lulusan, melainkan jabatan akademik tertinggi dosen. Seseorang bisa ditulis Prof. Dr. Andi: guru besar sekaligus doktor.
Pola sederhana untuk membacanya: gelar di depan nama umumnya gelar lama, profesi, atau jenjang doktor; gelar di belakang nama umumnya menyebut jenjang dan bidang ilmu.
Cara Menulis dan Menyapa dengan Benar
Foto: Jacek Halicki / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
- Perhatikan huruf kapitalnya. dr. dan Dr. terdengar sama, tapi artinya bertolak belakang: profesi dokter versus jenjang S3.
- Jangan menyapa pemilik gelar Dra. dengan "Bu Dokter". Sapaan yang aman cukup "Bu" diikuti nama.
- Tulis titiknya. Dra., Drs., dr., dan Dr. semuanya diakhiri titik karena merupakan singkatan.
- Urutan untuk gelar ganda: gelar akademik doktor ditulis di depan gelar profesi, misalnya Dr. dr.
Istilah jenjang pendidikan yang sama-sama sering bikin bingung sudah dibahas di arti SLTP dan SLTA dan arti kelas XI dan kelas IX.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Dra dibaca apa?
Doktoranda. Singkatan ini untuk perempuan; versi laki-lakinya Drs., dibaca doktorandus.
Gelar Dra. setara S1 atau S2?
Setara S1. Walau namanya mirip doktor, Dra. dan Drs. adalah gelar sarjana, bukan pascasarjana.
Apa bedanya Dr. dan DR.?
Maknanya sama, yaitu doktor lulusan S3. Keduanya ditemui dalam praktik, tapi penulisan yang umum dipakai adalah Dr.
Kenapa orang tua kita bergelar Drs. tapi kita S.Pd.?
Karena aturan gelar berubah. Jenjangnya sama-sama S1; bedanya hanya gelar baru menyebut bidang ilmunya.
EmoticonEmoticon